CINTA yang TEGAS; jika kamu mencintai, kamu merelakan diri dalam kepekatan yg nyaris tanpa ada lagi cahaya, yang kamu perlukan adalah adegan yang memaksamu tidak lagi percaya kepada keyakinan mata dan telinga, hingga mata hati tiba-tiba jadi cahaya yang benderang menyeruak dari nurani menerangi dirimu dan sekitarmu.
Jika kamu sanggupi cinta hingga jenis yang ke 4. Maka kau telah menegaskan kematangan cintamu.
Bukan cinta yang menye-menye. Bukan cinta yg menuntut atau
menghiba.
Sebab telah muncul cahaya dr dalam diri yang terhubung dengan sumber
cahaya, maka jikapun terus dalam gelap pekat tidak takut buta menyergap.
Dan
jika disaat paling pekat dan penuh lara, kamu masih mampu mempersembahkan cinta
yang tulus, maka…
Maka dalam keadaan lebih terang, cintamu serta merta telah
menyatu dalam cinta luasnya semesta.
Dan yang perlu diyakini, puncaknya pekat
adalah hadirnya cahaya.
Cinta Tegas inilah yang akan menyambut dengan penuh sukacita datangnya fajar harapan dan benderang hati yang sabar dan matang.
No comments:
Post a Comment