Untuk mula paragraf ini terisi terimakasih untuk mereka yang hari ini membuat saya tidak menangis seharian. Untuk semangat, kata-kata, senyuman, dan doa yang tertuju buat saya, saya berterimakasih.
Untuk kedua orangtua yang menunggu anaknya pulang dengan kabar baik, semoga Allah memberikan keduanya perasaan bahagia.
Untuk hari dimana saya hanya bisa mengeja legowo dengan terbata-bata, saya tahu ini bukan hari terbaik, yang ada self ego mendominasi dan berat untuk bisa mengalahkannya, saya berusaha tiap menit untuk berpikir positif, untuk kesempatan yang akan diberikan Tuhan untuk saya, apapun itu, pastinya terbaik.
Soal esok yang tidak tertebak, seorang sahabat mengatakan, berbagi ceritalah dengan Tuhan. Ya benar. Esok, jadilah esok yang membahagiakan apapun itu.
mungkin sekarang adalah waktu, proses itu menyeleksi, cara terbaik melewatinya adalah menghadapinya dengan usaha yang dilakukan, ketidakmungkinan dan kemungkinan bukan urusan manusia lagi, maka berbagilah denganNya, Hani.
No comments:
Post a Comment