Tuesday, January 31, 2012

Waktu, Tidak Tahu Kapan

Waktu, Tidak Tahu Kapan. Sengaja saya awali dengan sebuah frase, terdengar janggal waktu, tidak tahu kapan. Siapa si subjek yang tidak tahu? Jawabnya adalah kita, penikmat waktu. Waktu yang bergulir tepat ketika kita menghirup nafas, beraktivitas sesuai asa nalar masing-masing. Kita penikmat waktu yang semoga termasuk orang-orang yang tidak menyiakan sesuatu yang terdiri dari 5 huruf itu.

Waktu di masa depan yang tidak diketahui kapan memberikan kita kejutan apa. Waktu di masa depan yang tidak tahu kapan dapat mengumpulkan kita dalam kebersamaan nyata. Waktu yang memberi kita kenangan dan sering ‘kapan’nya kita lupakan. Waktu itu unik tanpa kita sadari, yang membuat kita santai, terburu-buru, lama, sebentar, jenuh, dan semua yang terhubung dengan variabel waktu. Kapan yang kadang kita pastikan dengan penuh keyakinan tapi dalam sedetik saja bisa berubah untuk menjadi batal atau tertunda. Tertunda yang ditentukan untuk dilaksanakan dan tertunda yang tidak tahu ‘kapan’ dieksekusi.
Lalu muncul :
Kapan ya kita lulus?
Kapan ya kita menikah?
Kapan ya kita kerja ? Kapan ya kita naik jabatan?
Kapan yan kita punya anak? Kapan… kapan …. ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ?
Kapan di antara sejuta pertanyaan normatif. Kapan di antara waktu yang tidak tahu kapan terjadinya.

Kepastian itu milik Tuhan, dan waktu adalah anugerahNya. Manusia berproses dalam waktu, manusia berproses dalam anugerahNya.

No comments:

Post a Comment