Wednesday, February 01, 2012

KANGEN (yang masih malu)


Jam stengah 3 aku masih belum bisa memejamkan mata, padahal apabila kupaksa pasti kedua kelopak mata juga tak akan lagi bergerak otomatis untuk senantiasa berkedip. Tv pun masih setia menyala dengan berbagai acara yang aku sendiri tak begitu memperhatikan lagi,karena mata ini lebih memilih memandangi ‎​‎bb dengan salah satu kontak bbm teratas dengan display picture gadis manis dengan nama Haniku entah mengapa malam ini, mgkin karena tertular virus menulis, sehingga saat inipun dgn pedenya ku coba rangkai kata kata yang menggambarkan perasaanku saat ini. Di sisi lain pikiranku,saat ini sedang menerawang jauh dengan mencoba bertanya dalam hati, sedang mimpi apa Haniku sekarang, ingin jua rasanya bertemu walapun hanya dalam mimpi,yang pasti juga kita meyakini bahwa mimpi itu terjadi di bawah alam sadar,tapi apa salahnya jika aku ingin bertemu layaknya sepasang kekasih yang saling merindu, saling berbagi,saling bercerita,dan saling memberikan perhatian.
Jam yang terpasang didinding saat ini sudah memamerkan jarumnya dengan menunjukkan waktu pukul tiga wita, tapi mata masih belum menunjukkan tanda2 kengantukan,apalagi tangan kanan masih sangat setia dengan memegangi bb dengan jempolnya yang masih lincah bergerak menyusun huruf2 menjadi kata dengan harapan berubah wujud menjadi kalimat yang penuh makna. Apalagi disela jari tangan kiriku juga masih aktif menyelip lintingan tembakau yang menyala dengan kepulan asap putih menyebar dan menguap bersama dinginnya udara pagi. Dan saat inipun aku yakin ada perubahan bentuk muka ekpresi ketidaksukaanmu terhadap salah satu kebiasaanku ini,dengan mengerutkan dahi atau mungkin malah tersenyum lebih lebar.,tapi itu hanya intermezo, karena hal utama yang membuat aku belum bisa memejamkan mata malam ini,aku yakin karena saat ini aku sangat kangen denganmu. Kangen dengan berbagai pertanyaan dalam benak yang mengganjal yang akhirnya terakumulasi dan kunikmati sehingga kangen saat ini menjadi pilihan bahagiaku.:)
Setengah empat wita,aku mulai merasakan ada masalah dalam diriku,pasti saat ini kamu sedang berfikir dalam hati, tentang masalah itu. Daripada membuatmu bingung Han,lebih baik segera kukatakan masalah yang sebenarnya, yaitu perut yang mulai lapar heuheuheu. Tapi jangan khawatir Hani, karena stok makanan sudah siap mengawal di saat2 genting seperti ini. Dan aku berfikir lebih baik sekarang aku solat dan mencoba istirahat sejenak setelahnya sembari menanti datangnya subuh.
Inti dari rangkaian huruf2 ini,kalau aku boleh berharap, aku berharap kamu juga merasakan kekangenan yang sama, karena kalau tidak, seandainya tulisan ini memerlukan sebuah title maka akan terlahir title, Kangen tak berbalas. Bukankah itu tidak indah kan kan? :D
Dan pesanku untuk kekasihku yang termuach di hati YHP adalah
Empat kali empat enambelas,sempat nggak sempat harus dibalas
(˘з(˘⌣˘ )


Aku bingung mau jawab apa. Seandainya ini inspirasi bisa dg mudah muncul stiap detik tiap kali dibutuhkan untk ditulis, pasti kata2ku tdk acak2an macem ini.
Kangen yg tak terbalaskan ? Indah ?      
Yaa, aq pernah mengalaminya, dan itupun tdk hny sekali dua kali. Kdg aq membiarkannya melewati prasaan begitu sj layaknya air yg mengalir tenang tanpa halangan bebatuan. Krna aq tau kl smakin kupikirkan, smakin kukejar prasaan kangen itu akan smakin menjadi, yaa dpt dikatakan 'puncak kangen'.
Kangen mjd salah satu penyebab kegalauanku. Singkat salah satu critanya, spt brikut:     
Suatu malam aq berencana bisa 'ngewine' brg lelaki, bs dikatakan saat itu aq sdg kangen. Tp rencana hnyalah sebuah susunan kegiatan yg BELUM mendapat ridhoNya. Ternyta mmg benar, suatu malam itu rencnaku blm diridhoiNya. Stlah isya' km ada acara, ya adalah pokoknya, dan itu sering. Yasudah, bgaimana lagi ? Disini aq tdk blh egois, dan harus mnerima apapun konsekuensi dr rencanaku yg kebetulan blm diridhoiNya. Hari demi hari, hal sprti itu terulang lagi dan lagi. Aq smakin yakin bhwa aq hrs membiasakan dg yg sprti ini. Mmg aq kangen km, tp aq jg g blh egois. Kdg rasa kangen itu aq pelampiaskan dg melihat foto2, trutama captured screen  ввм mu yg dulu2 dmn kita bnyak diskusi, bertukar pikiran, dll. Walaupun kdg itu tdk cukup, tp aq udah bersyukur. Yaa bersyukur sdh dikenalkan dgn mu. Itu suatu anugrah yg luar biasa dariNya. Kdg aq sampai meneteskan air keharuan jk mengingat hal tsb. Dan smpet terlintas pertanyaan dlm benakku 'bisakah hingga akhir hayatku bersama dg org istimewa ini Ya Robb ? Ikhlaskah aq jk nnti suatu saat org ini mnggalkanku ?' Berat. Tp aq percaya rencana Allah pasti begitu indah, sangat indah.
Harapanku hanya agar spy kita bisa slalu mjaga rasa ini agar tetap manis dan indah. Smg km sepakat dg harapanku. Tp kl tidak ya, itu akan merubah judul mjd 'harapan sepihak, harapan yg tak terbalaskan' Нϱнϱhϱ"̮.
Kan kukenang slalu masa2 saat bersama mu, walau raga tak slalu bisa bertemu. InshaAllah akan dipertemukan di saat yg tepat nantinya. Sedih, senang, bahagia, anyel, nyesek, sakit hati, kecewa, mejikuhibiniu smua nya ada di cerita kita.
Saat kangen km, aq hny bisa mengucap rasa syukur sdh bs mengenalmu :)
Saat kau bersedih krn merindukan seseorang, ingatlah btp beruntungnya dirimu memiliki seseorang yg istimewa tuk dirindukan.
(̃-̮̃˘`)


Sepenggal Kisah Rindu
1 Feb 2012
TAD n YHP

No comments:

Post a Comment