Hidup adalah memilih. Dan pilihan untuk kita semakin banyak ketika kita berhasil memantaskan diri menjadi pribadi yang layak untuk memilih.
"Kamu mau jadi orang yang mencari, atau orang yang dicari?"
Jawaban spontan kita tentu saja menjadi orang yang dicari. Karena itu artinya kita memiliki kualitas yang lebih sehingga orang-orang ingin mendapatkan kita.
Tapi, menjadi orang yang mencari juga bukan hal yang buruk kan. Karena kita tahu kelebihan dan kekurangan kita, apa kemampuan kita, sehingga kita mencari hal-hal yang kita ingin kerjakan. Hal-hal yang menjadi passion.
Saya memilih menjadi yang kedua. Saya mau menjadi orang yang mencari. Mencari dan mendapatkan apa yang saya inginkan.
Termasuk dalam hal ini, rejeki dan jodoh. Tuhan memang sudah menggariskan rejeki dan jodoh masing-masing umatnya. Tapi bukan berarti rejeki dan jodoh itu hanya bisa didapatkan dengan satu jalan saja. Saya ingin bisa memilih jalan saya sendiri untuk mendapatkan rejeki dan jodoh. Bukan pasrah dan bukan pula tamak :)
No comments:
Post a Comment