Tuesday, February 21, 2012

Ternyata untuk Menjadi Manusia "Pembeli Waktu"

Dulu, ketika remaja saya sudah bermimpi ingin menjadi orang kaya. Yah, mungkin lebih karena didorong keinginan untuk terbebas dari kemiskinan yang begitu akrab dengan saya dan keluarga saya. Maklum, kala itu memang Allah menakdirkan saya untuk lahir di sebuah keluarga miskin lengkap dengan segala kekurangannya. Namun, belakangan, setelah barangkali mulai merasakan pahit manisnya kehidupan diri ini jadi menyadari bahwa ternyata memang menjadi kaya adalah salah satu tujuan yang mulia.
Semakin lama saya semakin mengerti, untuk apa sebenarnya dan seharusnya kita bertujuan untuk sukses, kaya dan sejahtera. Dan saya mendapati sebuah Alasan paling benar, paling tidak untuk saya dan menurut ilmu yang saya miliki saat ini, alasan paling benar itu adalah karena saya ingin menjadi SANG PEMBELI WAKTU.
Saya harus kaya agar saya tidak perlu lagi menukarkan waktu saya untuk bekerja 8 jam sehari. Artinya saya punya 8 jam lebih untuk berkumpul dengan keluarga.
Saya harus kaya agar saya punya waktu lebih banyak untuk BERMESRAAN dengan Allah ketika malam, tanpa takut bangun kesiangan, karena saya TIDAK NGANTOR.
Saya harus kaya agar saya bisa liburan kapanpun, menghabiskan WAKTU bersama keluarga saya, orang-orang yang saya sayangi, tanpa melihat kalender.
Saya harus kaya agar saya bisa bepergian dari satu kota ke kota lain dengan cepat. Karena tentunya saya tinggal beli tiket pesawat kapan pun saya mau.
Saya harus kaya karena saya ingin punya banyak waktu agar saya bisa terus mengembangkan diri saya untuk menjadi lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Dengan begitu saya bisa ikut training, seminar, workshop kapanpun & dimanapun itu. Karena saya ingin MENGEMBANGKAN DIRI.
Saya harus kaya karena saya ingin punya banyak waktu untuk menulis buku-buku best seller yg menginspirasi jutaan orang.
Kaya memang bukan tujuan akhir, tapi hanya kaya adalah ALAT untuk memiliki WAKTU lebih banyak, agar banyak hal positif yang bisa kita kerjakan dan akhirnya, Tujuan sejati kita pun bisa terpenuhi. Semoga. Amin
Dan ada satu rahasia kecil yang merupakan Hukum Alam yang tidak bisa Anda bantah lagi. Bahwa Allah kita adil. Setiap orang punya waktu yang sama 24jam. Tapi siapa yang lebih kaya, boleh membeli waktu orang lain. Orang kaya membeli waktu orang lain dengan cara mempekerjakan mereka untuk mengurusi urusannya. Itulah kenapa waktu begitu berharga. Semua tergantung kita, mau 24 jam berkualitas? Atau 24 jam yang dikurangi oleh para “Pembeli Waktu”?. Selamat menjadi para “PEMBELI WAKTU” = Orang Kaya. Semoga semua pembaca blog saya ini di KAYA-kan, segera. Amiiin.
Semoga Bermanfaat dan Menginspirasi..
Andre Raditya – Author Best Seller Book “Life Signs”

No comments:

Post a Comment