tingggalkan cerita tentang kita..
akan tiada lagi kini tawamu
tuk hapuskan semua sepi di hati
ada cerita tentang aku dan dia
dan kita bersama sejak dulu kala
...
(peterpan- semua tentang kita)
OPO sih. ra ono hubungane sakjane karo postinganku kali ini :D Habis tau2 ada lagu peterpan di tv, eh dadi kelingan neh.
Ehm ehm. Sepertinya saya menjerumuskan diri saya kepada pilihan hidup yang terlalu kompleks. Terlalu banyak pilihan, terlalu membingungkan. Cukup fatal ternyata.
___________________________________
Karena jika kita tidak cukup kuat menjalaninya,
hanya akan membuatnya semakin tidak terarah.
___________________________________hanya akan membuatnya semakin tidak terarah.
Ya. Saya sedang gila. Gila akan pengakuan, gila akan apresiasi, gila akan anggapan anggapan sekitar.
Dan saya pikir saya tidak cukup konsisten menjalaninya. Uaaaagggh!
Saya punya banyak sekali goal. Tujuan hidup entah jangka panjang atau pun pendek. Lama atau sebentar, penting ataupun kurang penting. Tapi ternyata tujuan hidup yang banyak sekali itu tidak disertai penataan yang baik dan pengelolaan yang berkesinambungan *eek banget bahasanya* Pokoknya, maksudnya, tujuan hidup saya belum tertata dengan baik. Berputar-putar liar di kepala saya, hanya membuat saya semakin pusing dan pusing! :(
Saya hanya ingin hidup bahagia. Itu goal utama saya. Tetapi, begitu banyak tujuan tujuan kecil yang mengiringinya yang cukup bikin saya kelabakan buat sekedar memikirkannya. Dan sekarang saya sadar, terlalu muda saya memikirkannya!
Kenapa saya cenderung terlalu takut dan terlalu dini memikirkan goal jangka panjang saya secara mendetail ya?
Jujur. Saya takut suatu saat saya tidak dapat lagi dibiayai kuliah dan kebutuhan hidupnya oleh orangtua saya. Entah karena suatu apa finansial orangtua saya terhambat *naudzubillah.
Jujur saya takut banget. Maka saya berpikir untuk segera mapan.
_____________________________________________________________
Padahal mapan yang saya inginkan tidak sebegitu mudahnya didapat. Saya harus mengubah cara pandang saya yang sebelumnya main-main banget, asal njeplak, ga mikir efeknya, menjadi lebih tertata dan punya dampak di kemudian hari. Terkesan begitu mikir kan? iya. saya juga menyadarinya. Tapi saya punya rasa takut berlebih akan esok hari entah mengapa. Saya phobia hari esok. Saya takut. Walau saya ngga tau kapan sebenarnya saya akan mati sebelum impian2 saya tercapai. Wallahu alam.
_____________________________________________________________
Saya selalu memikirkan.. apa yang bisa saya lakukan untuk menambah pengalaman hidup.. untuk mendekatkan saya kepada impian saya .. tapi dengan cara yang kadang-kadang memforsir diri saya sendiri. Saya menerima semua tawaran yang kiranya menambah wawasan saya, tanpa memikirkan bahwa badan saya tak selamanya bisa mengimbanginya.
Bagaimana dengan kalian teman-teman? Sepertinya ada yang aneh dengan diri saya. Saya ingin menjadi lebih santai- let it flow and make it easy.
Tapi..
sekarang saya kelelahan menatanya.
Saya ingin menata tujuan hidup saya lebih baik lagi.
No comments:
Post a Comment